Kamis, 17 Juli 2014

Gak Ada Impian yang Terlalu Besar atau Terlalu Kecil

Gak ada impian yang terlalu besar. Bahkan kita seharusnya mau dan bisa bermimpi besar. Sebesar apa kita di masa depan ditentukan oleh seberani apa kita memimpikannya.

Impian seringkali dianggap remeh. Impian seringkali hanya dianggap sebatas angan-angan. Hanya sebatas lamunan dikala kita merasa susah. Hanya sebatas hiburan agar kita tak begitu stress menghadapi kerasnya hidup ini.

Ya hidup ini memang keras. Dan satu hal yang saya akui kurang dari diri saya sejak dulu adalah keberanian untuk menghadapi kerasnya hidup ini. Namun impian yang saya miliki membuat saya berpikir lain. Membuat saya berusaha untuk mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya mampu, bahwa saya juga punya peluang yang sama untuk bisa sukses seperti orang-orang sukses lainnya.

Apapun impian kamu, entah itu berupa keinginan untuk pergi ke suatu tempat, hasrat memiliki sesuatu atau pencapaian pribadi tertentu tak jadi soal. Sekecil apapun menurut kamu yakinlah ketika impian itu terwujud kamu akan merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia. Dan ternyata apa yang tadinya kelihatan kecil merupakan sesuatu yang besar dan berarti bagi hidupmu ketika benar-benar terwujud.

Begitupun sebaliknya, ketika kamu merasa impianmu terlalu besar... sebenarnya tidak. Karena sebesar apapun impian itu, ketika kamu bisa membayangkannya maka kamu bisa mewujudkannya. Lihatlah orang-orang sukses itu... mereka lahir karena mereka berani berani bermimpi besar. Bahkan ketika mereka belum menjadi apa-apa. Dan ketika impian itu terwujud kamu akan tahu bahwa kekuatanmu melampaui ekspektasimu sendiri.

Beranilah bermimpi! Kejar impianmu! Yakinkan dirimu bahwa tidak ada impian yang terlalu besar atau terlalu kecil!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Selasa, 15 Juli 2014

Indah Pada Waktunya...

Saya pernah mendapat sebuah pesan singkat dari sahabat saya yang baik hatinya. Katanya "Tetaplah bersabar dan berdoa kepada Allah swt. Mungkin belum sekarang waktu yang pas. Dan kita harus yakin bahwa semua akan indah pada waktunya."

Dan salah satu dosen terbaik saya juga pernah menyemangati saya dan kawan-kawan pas jaman kuliah dulu "Kalau situasinya belum baik berarti itu bukan akhir dari perjuangan kita."

Dua poin yang saya simpan terus sampai sekarang adalah bahwa dalam sebuah proses untuk meraih apa yang kita inginkan selalu ada tantangan yang harus dihadapi. Bukan tidak mungkin tantangan itu terasa berat buat kita. Lalu kita curhat kepada orang tua, kakak, sahabat atau curhat di blog. Dan ketika saya melakukannya saya mendapati pesan singkat sahabat saya di atas.

Ya, bagaimanapun kondisinya, baik atau buruk menurut kita, berdoa dan bersabar adalah dua hal utama yang nggak boleh lupa. Apalagi kelewat melakukannya setiap hari. Dengan berdoa kita selalu meyakinkan diri bahwa kekuatan Tuhan adalah kekuatan terbesar. Kalau Tuhan berkehendak enggak ada yang enggak mungkin. Dengan bersabar kita terus konsisten melakukan segala usaha yang terbaik. Karena dengan melakukan yang terbaik kita pasti akan menuai yang terbaik.

Adakalanya pula segala sesuatu nampak tidak sinkron. Kita sudah berusaha melakukan yang terbaik, terus berdoa dan berusaha bersabar namun kondisi tak kunjung membaik. Malah semakin buruk menurut kita. Nah, dalam kondisi seperti itu saya selalu ingat pesan dosen saya itu. Kalau belum baik itu berarti prosesnya belum berakhir. Mungkin masih ada yang belum kita lakukan. Mungkin masih ada hutang yang belum terbayar...

Ada istilah memantaskan diri. Apa hubungannya? Adanya sebuah proses adalah sebuah cara agar saat kita mendapatkan apa yang kita inginkan kita memang orang yang pantas untuk mendapatkannya. Terus bekerja keras, mengatur strategi dan mengevaluasi adalah langkah-langkah kita untuk bisa memantaskan diri mendapatkan apa yang kita inginkan.

Never give up! Semuanya belum berakhir. Teruslah bekerja, teruslah belajar, teruslah berdoa, teruslah berpikir positif, teruslah berprasangka baik dan yakinlah bahwa semua akan indah pada waktunya.

Semoga bermanfaat...!

Banyakin Actionnya Ya...

Saya suka buku. Saya cinta buku. Sudah sejak kecil saya suka membaca. Saya suka membaca buku bergambar. Tidak bener-bener membaca sih sebenernya... Hanya melihat-lihat gambar dan keterangannya. Hehehe

Saya suka semua genre buku. Asal enak pas pertama bacanya aku bisa melahap buku apa saja. Tapi ada perubahan kecil saat saya masuk bangku kuliah. Saya menyukai genre buku yang lebih spesifik. Saya suka baca buku tentang motivasi dan pengembangan diri. Ini berkat perkenalan saya dengan buku motivasi pertama saya "The Secret" by Rhonda Byrne. Keren sekali! Buku itu membuat saya jatuh cinta sejak pertama melihatnya.

Saya ingat betul, dulu waktu beli buku itu lagi praktek Keperawatan Jiwa di Solo. Pas libur ada yang ngajak jalan-jalan. Dasar sukanya buku, pas ada tulisan bazar buku murah saya mampir ke Gramedia. Kemudian bertemulah saya dengan buku itu, The Secret. Saya membelinya, membacanya dan benar-benar suka dengan buku itu. Apalagi setelah menonton filmnya, jadi makin cinta deh... Yang belum baca buku dan nonton filmnya wajib nonton ya...

Buku ini verry recommanded ya... Mulailah sejak saat itu saya mengoleksi buku-buku tentang motivasi dan pengembangan diri. Ada Quantum Ikhlas, Setengah Isi Setengah Kosong, buku-bukunya Andrie Wongso dan lain-lain. Saya senang ketika saya bisa terus merasa termotivasi. Saya senang ketika selesai membaca sebuah buku saya menemukan sebuah makna baru yang dapat saya terapkan dalam kehidupan saya. Hingga terbersitlah sebuah impian untuk menjadi motivator.

Ya, sampai sekarang pun saya masih bermimpi untuk bisa menjadi motivator. Bisa shilaturahim dengan banyak orang, membuat banyak koneksi, berbagi semangat dan motivasi juga keliling Indonesia bahkan dunia. Menyenangkan sekali!

Dari itu semua saya menarik sebuah kesimpulan bahwa untuk mencapai suatu pencapain tertentu atau untuk mendapatkan apa yang kita inginkan kita harus bergerak. Kita harus action! Kita harus mengambil tindakan. Ya, itulah perbedaan antara seorang pemimpi dan pengkhayal. Hanya terletak pada apa yang dilakukannya. Pada actionnya.

Sebanyak apapun kita membaca, selama apapun kita belajar, sesering apapun kita ikut seminar dan pelatihan kalau kita nggak pernah action maka itu sama saja nol besar!! Kenapa? Ya karena apa yang kita pelajari hanya akan mengisi kepala kita, atau parahnya masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Atau menguap bersama keringat. Sayang banget kan?

Satu-satunya jalan adalah action. Ilmu yang ada akan sangat bermanfaat dan menginspirasi orang lain manakala kita mau menajalankannya. Kita mau menggunakannya untuk efektivitas tindakan kita dalam mencapai cita-cita. Salah satu kelebihan dari action ini adalah kita akan selalu ingat dengan apa yang kita pelajari. MELAKUKAN membuat kita LEBIH PAHAM dengan apa yang kita pelajari.

So, bertindaklah!

Minggu, 29 Juni 2014

Berani Ubah Hidupmu!

Saya ingat betul pas dulu pertama kali ikut seminar Merry Riana. Waktu itu Miss Merry memberikan challange kepada peserta yang hadir yang jumlahnya ratusan. Challange-nya adalah siapa saja yang bisa sampai di panggung pertama kali dan meneriakkan mimpi sejuta dolarnya maka dia akan mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan beliau setelah acara seminar di VIP Room. Sungguh tawaran yang sangat menggiurkan bagi saya yang waktu itu hanya bisa membeli tiket reguler.

Tau apa yang terjadi?

Sebelum aba-aba diteriakkan jantung saya berdegup lebih kencang dari biasanya. Percakapan pun terjadi di dalam kepala saya. Ada yang mengajak saya untuk tidak usah mengikuti chalange itu. Duduk saja seperti peserta lainnya. Iya kalau sampai di panggung pertama kali, kalau nggak? Maka kamu hanya akan menjadi bahan tertawaan ratusan pasang mata yang melihatmu.

Di sisi lain ada yang terus menyemangati saya bahwa kesempatan itu hanya datang satu kali dan mungkin kamu nggak akan dapat kesempatan berharga itu lagi. Kapan lagi bisa bertemu langsung dengan Merry Riana di ruang VIP pula. Bisa foto bareng dan dapet tanda tangan langsung dari beliau. Sangat menggiurkan bukan?

Dan akhirnya aku memilih untuk berlari maju menjemput tantangan itu. Saat aku berlari dari tengah penonton ada dua orang lain yang sedang menuju sisi kanan dan kiri panggung. Tepuk tangan berderu riuh. Saya hampir kehilangan peluang. Saya berada di jalur tengah. Kalau saya menaiki panggung melewati salah satu sisi maka sudah pasti saya akan kalah. Satu-satunya peluang yang saya miliki adalah melompat langsung dari depan podium Miss Merry. Dan anda tahu, saya melakukannya! Ya... saya lompat di depan Moss Merry. 

Dan saya memenangkan tantangan itu. Saya menjadi yang pertama sampai di panggung. Sayapun mendapat reward yang dijanjikan. Bahkan saya mendapat bonus kaos Merry Riana plus makan siang yang seharusnya hanya dinikmati oleh peserta seminar yang sudah membayar tiket VIP.

Hanya sedikit keberanian saja bisa mengubah hidup Anda. Ya, hanya sedikit saja dari yang Anda niliki untuk mengambil sebuah kesempatan di depan mata. Lalu perjuangkanlah! Dan Anda akan mendapati bahwa ternyata Anda mampu. Bahwa ternyata Anda mempunyai kekuatan yang tidak pernah Anda bayangkan.

Anda hanya butuh sedikit keberanian dan kemauan untuk mencoba. Anda tak akan pernah tahu apa yang Anda lakukan itu benar tau tidak sebelum Anda benar-benar melakukannaya. Dan kabar baiknya adalah bahwa setiap apa yang Anda lakukan itu benar. Entah bagaimanapun hasilnya!

Anda masih belum percaya dengan apa yang saya tuliskan? Cobalah untuk melakukan apa yang tidak biasa Anda lakukan. Rasakan sensasinya! Saya yakin dan percaya, Anda akan ketagihan!

Sabtu, 28 Juni 2014

Mengapa Bisnis Online?

Sudah sejak lama saya belajar tentang internet marketing. Namun hanya sebatas untuk optimalisasi blog saya ini. Dulu, belum kepikiran untuk membuat "warung maya" sendiri. Selain karena waktu yang tidak memungkinkan, sarana yang terbatas juga saya harus merancang sistem pemasarannya sendiri, nyari barangnya sendiri, ngasih harga dan milih kurir sendiri. Ribet!

Dan beberapa waktu yang lalu seorang sahabat saya mengajak saya untuk join di bisnis online-nya. Kebayang dong gimana kepala saya terus menerus diisi dengan bayangan-bayangan saya tentang betapa beratnya menjalankan bisnis online. Padahal saya online hanya untuk update status, baca-baca artikel, ngetwit dan paling sering nulis buat blog saya.

Terus dia masukkin saya di grup FB yang mbahas tentang bisnis itu. Saya pelajari dua hari. Saya baca pelan-pelan, saya pahami betul dan saya renungi juga. Juga saya bayangkan gimana saya bisa mulai menjalankannya. Hari ketiga saya hubungi dia lagi, saya bilang saya tertarik tapi masih bingung. Dia jelasin juga sambil chit-chat di messenger. Tapi saya belum yakin juga buat join bisnis ini.

Nggak tahu selama seharian itu saya perhatikan beranda FB saya. Dan status sahabat saya itu muncul terus di beranda. Beberapa tentang enaknya jalanin bisnis online. Beberapa tentang aktivitasnya yang menginspirasi. Beberapa tentang status teman-temannya yang begitu inspiratif. Bikin saya makin penasaran. Well, akhirnya saya mantap join dengan beberapa alasan :

Pertama, bisnisnya MUDAH. Ya mudah sekali menjalankan bisnis ini. Semua siatemnya sudah dibuat. Dirancang oleh pakar internet marketing berpengalaman. Dan sudah terbukti bisa mengantarkan banyak membernya mencapai impian-impian mereka. Semua order barang bisa dilakukan secara online. Bahkan ada fasilitas Cash On Delivery. Artinya? Kita cukup menawarkan barangnya dan mengorder. Setelah itu sistem perusahaan yang akan melaksanakan tugasnya.

Kedua, joinnya MURAH. Kebetulan pas lagi ada promo. Jadi aku join hanya dengan 9.900 rupiah. Murah banget. Kalaupun nggak promo saya hanya perlu ngeluarin 49.900 rupiah saja. Itu juga untuk biaya stater kit. Nggak sampai nguras kantong berjuta-juta. Dengan duit segitu kita bisa dapet keuntungan langsung 30% dari harga produk. Itu baru keuntungan langsung. Belum nanti ada bonus-bonus lain yang keren abis deh pokonya...

Ketiga, MERIAH. Kenapa meriah? Selain produk-produknya adalah produk-produk kebutuhan sehari-hari yang banyak dibutuhkan, juga karena kita didukung oleh tim yang asik banget. Care banget! Peduli banget sama saya yang masih unyu. Yang saya belum bisa diajarin, saya selalu dikasih tahu kalau ada seminar, dikasih tau kalau ada training, saling menyemangati deh pokonya. Meriah banget kan...? Saya nggak pernah merasa sendirian dalam menjalankan bisnis ini. Karena ada lebih dari cukup sahabat dalam menjalankan bisnis ini.

So, siapa berminat? Mari kita chat lebih lanjut... PM aja ya... :-)
WA : 087784771589
BBM : 75A374FE

Jumat, 27 Juni 2014

NO EXCUSE!

Kata orang, harus ada alasan untuk setiap apa yang kita lakukan. Kata orang, selalu ada alasan mengapa seseorang melakukan sesuatu. Kata orang juga, apa yang dilakukan seseorang merupakan suatu alasan. Alasan menjadi sesuatu yang selalu ada dalam setiap segi kehidupan seseorang.

Kata orang, "Saya ingin pandai tapi tidak punya buku untuk dibaca." Kata orang lagi, "Saya ingin jadi pengusaha tapi tidak punya modal." Dan kata sebagian lainnya, "Saya ingin meraih impian saya tapi ah sudahlah... saya sudah nyaman dengan hidup saya." Kalau yang ini namanya bukan alasan tapi BERALASAN alias EXCUSE.

Excuse adalah ciri bahwa seseorang ragu-ragu terhadap kemampuan dirinya yang bahkan dia sendiri sampai sejauh mana kemampuannya. Karena belum mencoba mengujinya. Belum bertanding saja sudah merasa kalah. Sayang banget bukan? Padahal Tuhan menyebut kita, manusia, sebagai sebaik-baik bentuk ciptaan-Nya.

Excuse juga menunjukkan bahwa seseorang belum mengenal betul apa yang menjadi kelebihannya. Setiap orang sudah dikaruniai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita harus berfokus pada apa yang menjadi kelebihan kita. Bukan kekurangan kita. Lingkungan yang negatif acapkali membuat kita justru berpikir sebaliknya. Sehingga seolah-olah kita nggak punya kelebihan sama sekali.

Kelebihan adalah karunia Tuhan yang seharusnya kita jaga dan rawat. Okelah kita punya kekurangan. Tapi bukan berarti kita lantas jadi pesimis dan nggak mau berbuat apa-apa untuk mengubah hidup kita. Hanya butuh sedikit keberanian untuk membuat langkah pertama!

Excuse juga menunjukkan bahwa seseorang masih mempunyai pikiran negatif yang kronis. Ini jelas sekali. Seperti saya singgung di atas, lingkungan kita acapkali lebih banyak memberikan input-input negatif yang berupa keluhan, ejekan, perilaku bullying teman sebaya, kurangnya penghargaan, berita kriminal di televisi dan lain-lain.

Nah, agar pikiran negatif ini berkurang marilah kita isi hari-hari kita dengan sesuatu yang positif. Bacalah buku-buku yang positif! Tontonlah acara-acara yang memotivasi! Simaklah kisah-kisah hidup orang sukses! Banyak-banyaklah bersyukur! Lakukan sekarang juga!

No excuse! Jangan lagi kita beralasan untuk sukses. Jadilah pribadi yang lebih baik dengan terus belajar menjadi pribadi yang lebih positif. 

Semoga bermanfaat...!!

Berani Memilih dan Berkomitmen

Ini masalah yang sering dihadapi : memilih. Apapun itu! Pendidikan, sekolah, universitas, pekerjaan, tempat kerja, tempat tinggal, perumahan, apartemen, rumah susun, pasangan, cita-cita, impian dan banyak lagi lainnya. Sejak dulu kita sering dihadapkan pada pilihan. Dan mau nggak mau kita memang harus memilih.

"Pilihan kita hari ini menentukan bagaimana hari kita esok hari!" Manakutkan ya quote yang satu ini? Kayaknya kalau kita salah pilih bakalan hancur dan berantakan deh hidup kita? Hehehe lebay yak...
Ada beragam respon dari seseorang ketika dihadapkan pada pilihan. Ada yang cepat tanggap. Ada yang pilih-pilihnya lama banget. Ada yang menunda nemilih. Bahkan ada yang akhirnya tak memilih alias golput... lho? Ya karena kelamaan mikir bahkan menunda-nunda akhirnya pilihan itu lenyap dan nguap deh... sayang banget ya...

Padahal pilihan yang dihadapkan kepada kita adalah sebuah kesempatan yang sangat berpengaruh lho dalam kehidupan kita. Silahkan diambil satu contoh, misal sekolah. Dikasih pilihan mau sekolah di SMA biasa atau SMA favorit? Kalau kelamaan mikir bisa-bisa pendaftaran di SMA favoritnya keburu tutup. Dan akhirnya kita cuman dapat SMA yang biasa-biasa saja.

Mau contoh lagi? Misal tempat tinggal. Mau tinggal di perumahan atau apartemen? Kalau kantong hanya mendukung untuk mempunyai rumah di perumahan sederhana ya sudah jangan memaksakan diri membeli apartemen yang harganya milyaran. Bisa nggak makan berbulan-bulan kita.

Mau lagi? Misal pekerjaan. Ada peluang bisnis dengan modal murah dan success plan yang menguntung atau hanya diam dan menunggu uang jatuh dari langit? Kalo kelamaan mikirnya keburu peluang itu diambil orang lain. Dan kamu hanya bisa jadi penonton. Sementara nanti orang lain sudah menikmati kesuksesannya jangan salahkan saya kalau ternyata kamu masih di tempat yang sama, dengan keadaan yang sama dan penghasilan yang nyaris 2 koma. Alias tanggal dua udah KOMA.

Itulah yang saya bilang bahwa pilihan yang kita ambil hari ini akan menentukan bagaimana hari esok kita. Dan seperti judul tulisan ini, kalau kita berani memilih maka kita juga harus berani berkomitmen. Kita harus membuat janji kepada diri sendiri bahwa kita akan serius sampai kita berhasil. Bahwa kita akan melewati setiap prosesnya. Bahwa memang prosesnya tidak mudah tapi yakin kita bisa. YES, I CAN!

Akhirnya, pilihan itu ada di tangan kamu! Hidup ini adalah hidupmu! Kamu juga yang berhak menentukan kemana kamu akan membawa hidupmu. Pilihlah pilihan yang tepat dan manfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya. HIDUPMU AKAN BERUBAH DENGAN SATU PILIHANMU!

Semoga bermanfaat...