Rabu, 20 Agustus 2014

Cata Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-69

Masih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 69, saya ingin membuat sebuah catatan tentang nasib bangsa ini. Bukan tentang panasnya situasi politik setelah pilpres kemaren. Bukan pula tentang tingginya angka kemiskinan di negeri yang katanya kaya raya ini. Bukan pula tentang sederet program pemerintah yang duitnya buanyaakkk dikorupsi.

Tapi catatan ini adalah tentang seorang anak negeri yang berharap bangsanya bisa menjadi lebih baik. Yang berharap rakyatnya bisa lebih sejahtera. Yang berharap negeri ini bisa mengelola kekayaan alam yang dimilikinya semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyatnya. Yang berharap setiap anak bisa memperoleh pendidikan yang baik. Yang berharap setiap keluarga bisa memiliki rumah yang layak. Dan sederet harapan-harapan lain yang mungkin juga diharapkan oleh penduduk negeri ini lainnya.

Dan catatan ini juga tentang saya, anda... kita semua yang sebenarnya bisa mewujudkan harapan di atas. Oh ya...? Bagaimana bisa?

Saya selalu teringat oleh nasehat Aa Gym bahwa untuk memulai sebuah perubahan maka mulailah dari hal-hal yang kecil, mulai dari diri sendiri dan mulailah sekarang juga. Ya... kita hanya perlu memulai! Memulai apa saja dari hal-hal yang sederhana. Semisal jangan banyak mengeluh, fokus pada solusi, berpikir positif dan membagikan semangat perubahan itu kepada lebih banyak orang lagi.

Memulai hal-hal yang kecil dan dimulai dari hal-hal yang bisa kita jangkau tentu lebih mudah daripada kita hanya berkoar dan berkicau tentang perubahan negeri. Namun tak melakukan apapun. Tak ada action yang kita lakukan! Kalau memang ada yang bisa kita lakukan... lakukanlah...!

Dan mulailah sekarang juga! Jangan menunggu besok apalagi nanti-nanti. Karena SAAT INI itu pasti. Dan NANTI belum tentu ada. Setidaknya kita menjadi pelopor untuk sepersekian persen perubahan di negeri ini untuk menjadi lebih baik.

Selamat ulang tahun negeriku... semoga Tuhan menguatkanmu menuju setiap proses menuju negara yang kuat dan berjaya. Semoga Tuhan melimpahkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi setiap rakyatmu... jayalah negeriku... jayalah bangsaku....!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Senin, 18 Agustus 2014

Marah yang Elegan

Duh... apaan sih ini? Mana ada orang marah malah jadi elegan? Gaya orang marah ya kayak gitu tuh... mata melotot, berkacak pinggang, muka merah, ngumpat, nyerocos kesana kemari, lupain emosi dah pokoknya.

Tapi... ada kok yang namanya marah elegan. Masak sih? Iya beneran. Ide ini aku dapat dari update status salah satu sahabat saya di Facebook *maaf ya idenya aku pinjem. Ehm gimana ya marah elegan itu? Oke yuk kita mulai!

Sosial media saat ini menjadi perkakas wajib yang dimiliki oleh hampir setiap orang, dari segala umur, segala suku ras, segala pelosok tanah air. Bisa dilihat kan sekarang sosial media nggak cuman buat ajang punya-punyaan. Ini lho aku punya Facebook, ini lho aku punya Twitter, ini lho aku punya Path, Instagram dan lain sebagainya. Tetapi juga menjadi ajang ekspresi diri.

Beragam update status bisa jadi merupakan luapan ekspresi seseorang atas apa yang sedang dihadapi. Sering kita jumpai update status yang isinya mengumpat, sumpah serapah, menghujat golongan tertentu, mengeluh akan beratnya kehidupan, mengeluh akan segala kekurangan, mengeluh akan segala kemalangan, kesialan dan nasib buruk (katanya).

Banyak pula yang marah dengan keadaan, marah terhadap sikap seseorang, mengeluh tentang kemacetan, mengeluh tentang gaji yang nggak cukup, mengeluh tentang kebutuhan yang semakin banyak, harga-harga yang semakin melambung secara terang-terangan. Nggak hanya di sosial media bahkan dalam kehidupan nyata juga buanyaaakkk yang mengeluhkan hal yang sama. Nggak elegan banget kan?

Nah, salah satu sahabat saya menasehati bahwa kita bisa kok marah secara elegan. Caranya? STOP MENGELUH & FOKUS PADA SOLUSI!

Ketimbang mengeluh tentang keadaan... lebih baik kita berpikir apa yg bisa kita lakukan untuk merubah keadaan menjadi lebih baik. Dari pada marah terhadap sikap seseorang... lebih baik tanyakan pada diri sendiri apakah kita sudah menjadi lebih baik dari orang itu. Dari pada mengeluh tentang kemacetan lebih baik kita fokus gimana caranya bisa tetap berpenghasilan tanpa bermacet ria di jalanan. Daripada mengeluh gaji yang nggak cukup lebih baik kita tersenyum dan berusaha mencari pendapatan tambahan. Daripada mengeluah soal kebutuhan yang terus meningkat lebih baik kita fokus meningkatkan penghasilan.

Insya Allah, semua masalah ada solusinya. Cara memulainya tentu saja mulai dari diri sendiri dengan mengubah fokus kita pada apa yang bisa kita lakukan. Bukan pada apa yang bisa kita keluhkan!

Mari perbanyak rasa syukur dan nikmati hidup semaksimal mungkin dengan cara-cara yang positif! Semoga bermanfaat!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Jumat, 15 Agustus 2014

Passion in Bussiness

Do what you love or love what you do?

Mana yang sebenarnya lebih menyenangkan? Menurut saya "do what you love" lebih menyenangkan! Ya iyalah ya... udah ketahuan banget kan... ketika kita melakukan apa yang kita sukai jelas nggak butuh paksaan. Kita akan melakukannya dengan suka rela. Kita merasa bahagia ketika kita melakukannya.

Saya suka membaca. Saya juga suka menulis. Jadi ketika saya harus menulis ya saya melakukannya dengan senang hati karena saya suka menulis. Ketika dalam bisnis saya diharuskan menulis blog, mengisinya dengan tulisan-tulisan yang menyenangkan... tentu saya lakukan dengan senang hati. Lha wong saya suka menulis ya udah saya lakukan saja apa yang saya sukai. Pekerjaan apalagi yang lebih menyenangkan selain mengerjakan apa yang kita sukai?

Jika kamu suka online, ketika bisnis kita mewajibkan untuk online ya pasti akan kita lakukan dengan suka hati dong. Apalagi kalau kita tahu kesukaan kita bisa ngasilin duit...pasti makin semangat. Iya kan?

Kalau anda adalah ibu rumah tangga yang biasa ngerjain semua pekerjaan rumah sendiri... ketika bisnis kita nggak harus ninggalin rumah, maka nikmat mana lagi yang anda dustakan? Tetep bisa ngerjain semua pekerjaan rumah juga tetep bisa berbisnis dan bisa ngasilin duit.... jalan-jalan ke luar negeri gratis, mewujudkan impian-impian kita dan masih banyak lagi. Enak banget kan?

Jika kamu mahasiswa atau lulusan SMA yang ingin kuliah tapi nggak ada biaya bisa banget jalanin bisnis. Bangun dulu jaringan bisnisnya biar kuat... terus kalau udah dapet tuh 4-7 juta per bulan mau kuliah dimana saja insya Allah pasti bisa lah ya... Dan untuk ukuran mahasiswa punya penghasilan segitu udah gede banget kan? Dan kabar baiknya bisa dapet lebih lagi lho di bisnis ini... makin penasaran dong sama bisnis ini?

Semua orang bisa ngerjain kok. Cowok atau cewek bisa banget ngerjain bisnis ini. Pengangguran sampai pekerja kantoranpun bisa banget ngerjainnya. Ibu rumah tangga sampai ibu tetangga rumah juga bisa banget ngerjain bisnis ini. Selain success plannya oke banget, bisnis ini juga bisa dikerjain sambil online. Iya sambil online. Kamu nggak salah baca kok.... hehehe waktunya juga fleksibel banget.

Mau tahu gimana caranya...? Yuk chat... saya ajarin caranya...!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Rabu, 13 Agustus 2014

Kenapa Saya Join Oriflame?

Banyak yang nanya kenapa saya mau join di Oriflame? Secara... bisnis ini identik banget sama cewek karena sebagian besar produknya menyasar kalangan Hawa. Tapi saya tetap join. Kenapa?

Pertama, saya pengin punya bisnis sendiri. Ini adalah impian saya sejak lama banget. Jauh sebelum saya kenal dengan bisnis Oriflame. Meskipun nama Oriflame sudah tahu sejak lama. Tapi ya... itu hanya sebatas tahu. Dan tahu itu berbeda dengan kenal ya... Jadi yang baru sekedar tahu silahkan bisa kenalan dengan bisnis yang menurut saya amazing banget.

Kedua, saya sudah terlalu sering hanya coba-coba dan nggak mau berusaha maksimalin potensi saya. Nah, di sinilah... di bisnis Oriflame inilah saya bisa memaksimalkan potensi saya. Kenapa? Saya suka membaca, saya suka menulis, saya suka online dan sedikit eksis di dunia maya. Jadi bisnis Oriflame via d'BC Network dari pertama saya mulai kenalan saya tahu ini bisnis cocok banget buat saya. Cocok banget sama apa yang saya sukai. Cocok banget sama hobi saya... kalau hobi bisa jadi bisnis dan menghasilkan rupiah kenapa enggak?

Ketiga, saya bisa menemukan bukti-bukti konkret di sekitar saya. Mereka begitu dekat dan tersentuh. Saya bisa belajar langsung dengan mereka yang sudah sukses duluan. Saya bisa bertanya langsung tanpa harus terhalang ini upline ini downline. Mereka begitu care sama pertanyaan saya. Mereka nggak pelit bagi-bagi ilmu.

Keempat, ini bisnis murah abis. Kenapa saya bilang murah abis? Kuota internet kan belinya pakai duit. Nah selama ini kuotanya cuman buat online yang nggak jelas tujuannya. Akhirnya sama aja buang-buang duit dong kalau saya nggak manfaatin kuota itu. Jadi... daripada kita online dan ngabisin kuota internet buat sesuatu yang nggak produktif yuk mulai sekarang kita manfaatin buat jalanin bisnis Oriflame via d'BC Network. Karena kita kerjanya 85% secara online. Asyik kan online pun bisa menjadi online yang bermanfaat.

Kelima, belajar bisnisnya gampang banget. Sang founder d'BC Network udah ngerancang biar bisnis ini bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahkan pemula yang sama sekali nggak ngerti soal internet marketing. Selain mudah, belajar bisnisnya juga murah. Tapi nggak murahan lho ya... Kok bisa? Iya dong, kalau mau ikut training bisnis kan biasanya kita harus pakai baju rapih, datang ke tempat training, bayar uang training dan lain-lain. Tapi di Oriflame via d'BC Network kita bisa training bahkan sambil leyeh-leyeh di atas kasur. Nggak perlu panas-panasan, nggak perlu jauh-jauh ke luar rumah. Cukup konek internet dan buka sosmed kita bisa belajar langsung dari ahlinya.

Yang terakhir nih, banyak banget yang anti MLM karena sistemnya menguntungkan yang di atas. MLM kebanyakan "siapa yang join duluan dia yang akan sukses duluan". Tapi di Oriflame enggak. Bahkan kalaupun anda join belakangan anda bisa jauh lebih sukses daripada saya. Karena yang menentukan sukses tidaknya kita berbisnis di Oriflame bukan siapa yang duluan join tapi SIAPA YANG KERJA KERAS. Siapa yang usahanya lebih dia yang akan mencapai anak tangga kesuksesan yang lebih tinggi.

Sudah banyak lho upline-upline saya yang penghasilannya melebihi upline-upline mereka di atasnya. Istilahnya kesundul. Jadi nggak usah takut ya energi kamu kekuras hanya untuk mensukseskan yang upline di atas anda. Sekecil apapun usaha anda diperhitungkan kok di bisnis ini.

Kapan lagi kita bisa online manfaat kalau nggak dimulai dari sekarang. Kapan lagi kita bisa menghasilkan rupiah dari online kita setiap hari? Kenali bisnisnya! Ambil peluangnya!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Selasa, 12 Agustus 2014

Berburu Ide Menulis

Wuidihhh judulnya macam di hutan rimba raya aja. Ide aja pakai diburu segala. Mungkin habis itu bisa di bakar dan dimakan bareng-bareng kali ya... *setengah bercanda

Padahal analoginya emang gitu lho... buru idenya... terus tulis dan kembangin... abis itu share deh. Sehingga bisa dinikmati banyak orang! Sama aja kan? Hehehe

Sempet ada yang nanya ke saya gimana sih saya nyari ide buat nulis? Saya sendiri melongo. Kenapa nanyanya ke saya ya...? Saya kan belum produktif nulis. Nulis di note Facebook juga jarang-jarang. Nulis di blog juga mood-moodan. Hasil karya? Belum bisa menghasilkan karya yang baik dan bisa dibanggakan. Blog juga isinya curhatan semua. Jarang banget yang berbobot. Cuma sekedar opini terhadap kehidupan sehari-hari.

Tapi karena ditanya ya saya jawab ya... Gimana sih biar bisa dapet ide buat menulis? Ini bener-bener based on true story alias pengalaman saya sendiri.

Pertama, yang paling banyak nyumbang ide buat saya adalah membaca buku. Ya, simpel sih membaca buku. Tapi kadang pada ngeluh kalau di suruh baca buku. Maleslah... nggak ada waktulah... nggak punya duitlah... Padahal dari sekian halaman di buku itu akan mengalirkan sekian ide yang bisa dijadiin tulisan. Nggak percaya? Silahkan dicoba sendiri... *kasih emot smiley

Selain membaca saya juga suka menikmati suasana baru. Suasana baru kayak apa sih yang bisa ngasih sumbangan ide?

Suasana baru apa saja lho... bahkan kamar yang baru dibersihin dan dirapiin sendiri juga bida nyumbang ide. Yang bikin cupet dan buntu ide itu biasanya karena kita jarang keluar. Sesekali keluarlah ketemu tetangga atau jalan ke mall, mampir ke warung bakso langganan, makan di warung pinggir jalan, pergi ke toko buku. Apa aja deh yang penting kita keluar, yang penting kita pindah tempat!

Selain refresh pikiran, jalan-jalan keluar rumah juga bisa merefresh mood. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Asyik kan? Hmmm nggak sebatas itu aja. Kita juga bisa manfaatin even keluar rumah ini untuk memenuhi kebutuhan pribadi, contoh : potong rambut, beli sayur, belanja bulanan, hunting buku dll.

Nonton film adalah rekomendasi saya berikutnya. Syaratnya... jangan niatkan nonton film untuk mencari ide. Kenapa? Nggak ada enak-enaknya nonton film dengan tujuan nyari ide. Saran saya nikmatin aja filmnya. Enjoy aja tiap adegannya. Insya Allah ide datang menghampiri dengan lancar jaya! Yeaaaayyyy *kasih applause

Ehmmm itu aja ya yang bisa saya share gimana cara saya nyari ide. Sebenernya masih banyak cara yang lainnya... tapi biar lebih efektif dan fokus 3 hal itu menurut saya yang paling banyak nyumbang ide buat saya. Semoga bermanfaat!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Senin, 11 Agustus 2014

Tips & Trik Melakukan Perenungan yg Asyik

Ide memang bisa datang dari mana saja. Termasuk ide nulis catatan ini. Datang disaat saya sedang asyik mandi. Hmmm sungguh merepotkan sekali. Mandi jadi nggak nikmat gara-gara mikirin ide biar nggak luntur kebawa air. Hehehe

Dari judul mungkin udah ketahuan ya kemana arah tulisan ini. Tapi yang ingin saya ceritakan bukanlah hasil perenungan saya *itu rahasia perusahaan. Yang ingin saya bagi adalah proses perenungan itu sendiri. Tentu saja dari kacamata saya sebagai orang awam yang berusaha menikmati hidup semaksimal mungkin dengan cara yang positif. *kibasin poni

Begini... pernah nggak sih suatu ketika anda merasa hidup anda begitu sempit? Hidup tuh rasanya garing banget. Nggak ada gairah. Yang ada hanya rasa malas, kepala yang terasa penuh dengan pikiran yang nggak jelas, hati yang tidak tenang, pengennya marah atau banting ini itu. Mungkin karena saya tipe yang sangat perasa ya... jadi sedikit saja ada perasaan nggak enak biasanya akan saya gambarkan dengan sesuatu yang menurut saya pas. Misal rumah kosong, otak melayang, taman carut marut, kertas penuh coretan bla bla bla. Nggak ada tujuan apa-apa saya melakukan itu. Tapi ketika saya memvisualisasikan dengan jelas apa yang terjadi pada diri dan pikiran saya... saya jadi bisa mengambil sebuah kesimpulan. *yang ini emang agak ngerepotin, soalnya abstrak.

Kalau anda sedang mengalami hal yang seperti saya tuliskan dan dengan penyebab yang anda sendiri nggak tahu maka anda perlu, bahkan harus, melakukan perenungan.

Hmmm jangan dibayangin dulu kayak orang semedi gitu ya... karena perenungan versi saya lebih menyenangkan kok. Kan hidup memang harus dinikmati ya... tapi dengan cara yang positif tentunya.

Gimana tuh perenungan versi saya?

Saya biasanya menulis sambil dengerin lagu mellow untuk menambahkan efek lebih dramatis. Saya biasa melakukannya di tempat favorit saya. Dulu di balkon kontrakan. Kalau sekarang di teras belakang atau teras depan kontrakan. Waktunya... disaat orang-orang sekontrakan masih pada tidur. Biar suasanya juha mendukung saya melakukannya di pagi hari habis Shubuh. Hmmmm itu enak banget. Suasana sangat mendukung, pikiran masih fresh dan udara paginya masih bersih. Perenungan insya Allah berjalan dengan lancar.

Nah, ngapain aja pas perenungan itu? Saya hanya nulis aja. Apa saja. Nggak harus tentang perenungan itu sendiri. Saya nemilih menuliskan kejadian paling berkesan dalam beberapa hari terakhir. Terus tulis ngalor ngidul nggak karuan dan di akhir tulisan mulailah saya membuat sedikit kesimpulan. Kadang saya juga melakukan dialog dengan diri sendiri. Atau pikiran saya menjadi orang ketiga yang menceritakan apa-apa saja yang saya lakukan. Sangat menyenangkan... seperti punya penasehat pribadi.

Kalau anda nggak suka nulis... anda bisa melakukan dengan cara yang paling anda sukai, di tempat yang paling nyaman buat anda sambil menikmati musik favorit anda. Misal anda lebih suka perenungan sambil mengamati : anda bisa coba pergi ke tempat-tempat umum yang banyak orang berlalu lalang. Kalau nggak suka yang terlalu ramai anda bisa mencoba taman kota.

Kalau anda suka cara petualangan saya anjurkan naik gunung saja, meski saya belum pernah naik gunung. Kalau kata temen saya sih naik gunung itu sensasinya luar biasa. Apalagi pas udah nyampai puncak hmmm luar biasa banget katanya.

Apapun cara yang anda aplikasikan pastikan anda menyukai cara itu dan harus cara yang positif ya... Karena kalau anda mengalihkan dengan cara-cara yang negatif bahkan melanggar norma saya jamin malah bikin anda semakin stress.

Pesan saya... hidup harus dinikmati semaksimal mungkin dengan cara yang positif! Semoga bermanfaat!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |

Minggu, 10 Agustus 2014

Antara Momwriter dan Mompreneur

Pas saya nulis tulisan ini saya sesang mengantri di kantor cabang Oriflame. Lagi ngantri orderan barang di packing. Dan masih terinspirasi banget sama buku yang lagi aku baca ini : Momwriter's Diary.

Ehm... gimana ya... yang namanya seorang mommy itu orang yang super duper sibuk. Hampir semua urusan rumah tangga dia yang pegang. Jam kerjanya nonstop sepanjang hari, tujuh hari seminggu. Luar biasa ya...?

Dan yang lebih keren lagi mommy yang satu ini bisa lho jadi penulis profesional. Padahal ngurus dua anak juga. Gimana susahnya ya ngurus dua anak tapi tetep bisa sukses jadi penulis profesional?

Rahasianya, dia tahu banget apa yang jadi kekuatannya. Dan dia bener-bener memperjuangkan apa yang jadi impiannya. Penulis profesional! Meskipun menjalani profesi sebagai seorang ibu rumah tangga, tapi dia tetap menulis. Meski ngurus rumah dan dua anak dia tetepa menulis. Meski harus bolak balik antar jemput anak sekolah, les dan ngaji dia tetap menulis. NO EXCUSE! Nggak ada alasan kalau memang ingin sukses!

Di bisnisku... buanyaaakk banget lho super mom yang juga sukses dalam berbisnis. Ada ibu tiga anak yang bisa dapat CRV. Ada ibu 5 anak yang bisa meraih penghasilan 40 juta per bulan. Ada ibu rumah tangga yang bisa bantu suami membeli rumah baru dari hasil bisnis ini. Ada ibu rumah tangga yang bisa memberangkatkan kedua orang tuanya naik haji. Ada ibu rumah tangga yang bisa ngajak suami jalan-jalan ke luar negeri. Ada ibu rumah tangga yang tetep ngasuh anak, ngurus rumah, ngurus suami dan tetep dapat 4-7 juta per bulannya dari bisnis ini. Ada juga ibu rumah tangga yang bekerja kantoran, tetep ngurus rumah, anak dan suami dan tetep bisa sukses di bisnis ini.

Hmmm apa ya rahasianya? Rahasianya sama saja seperti si mommy writer itu. Mereka tahu banget apa yang menjadi kekuatannya. Siapa yang diperjuangkannya. Dan mereka nggak jadiin keadaan mereka sebagai alasan untuk tidak membahagiakan dan mensejahterakan orang-orang tercinta mereka.

Kebahagiaan sejati bagi super mom ini adalah kebahagiaan orang-orabg terkasih. Suami, anak-anak, ayah dan ibu, ayah dan ibu mertua, kakak, adek. Melihat senyum di wajah mereka adalah pelecut yang membuat si super mom ini bisa terus berjuang dan mengembabgkan bisnisnya.

Apakah anda seorang ibu rumah tangga? Apakah anda ingin membahagiakan anak-anak dan suami anda? Apakah anda ingin mewujudkan impian keluarga anda? Anda ingin tetap mengurus rumah, anak-anak dan suami dan tetap sukses dalam berbisnis?

Jika iya... maka berbisnis Oriflame via d'BC Network bisa menjadi solusi bagi anda. Ada ratusan ibu rumah tangga yang sudah berhasil mendapatkan 4-7 juta rupiah per bulan dari rumah. Ada puluhan ibu rumah tangga yang tiap tahun bisa ngajak suami jalan-jalan ke luar negeri. Ada puluhan ibu rumah tangga yang berhasil mendapatkan CRV gratis dari Oriflame. Ada ratusan ibu rumah tangga yang bisa mewujudkan impian-impian keluarganya.

Apakah anda ingin menjadi salah satu dari mereka? Mari bergabung bersama Oriflame via d'BC Network!

Salam hangat,
Ruri Hidayat | http://my-life-passion.blogspot.com | WA : 087784771589 | BBM : 75A374FE |